Seluruh Puskesmas di Manado Wajib Jadi BLUD: dr Steaven Dandel Tegaskan Ini Bukan Sekadar Pilihan

Manado – kibarindonesia.com – Transformasi besar sistem layanan kesehatan tengah disiapkan Pemerintah Kota Manado. Penjabat Sekretaris Daerah Kota Manado, dr Steaven Dandel, menegaskan bahwa mulai tahun 2026, seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kota Manado wajib beralih status menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Penegasan ini disampaikan dr Dandel saat membuka Sosialisasi Penatausahaan Pengelolaan Keuangan BLUD yang digelar oleh Dinas Kesehatan Manado di Hotel Gran Puri, Selasa (29/7/2025).

“Ini bukan pilihan, tapi keharusan berdasarkan regulasi dari Kementerian Kesehatan. Jika tidak berubah menjadi BLUD, Puskesmas tidak akan bisa menerima dana operasional dari pusat,” tegas dr Steaven, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado.

Menurut Dandel, status BLUD memberikan fleksibilitas bagi Puskesmas dalam mengelola keuangan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dengan status ini, Puskesmas tidak lagi terikat pada sistem penganggaran SIPD yang kaku, namun bisa mengelola dan menggunakan dana setiap saat sesuai kebutuhan di lapangan.

“Sebagai BLUD, mereka dapat mengeluarkan uang untuk kebutuhan mendesak tanpa menunggu proses birokrasi yang panjang. Tapi tentu dengan tanggung jawab akuntabilitas yang tinggi,” jelasnya.

Sosialisasi ini diikuti oleh seluruh unsur pengelola keuangan dari 16 Puskesmas di Kota Manado, mulai dari Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) BLUD, pejabat teknis, bendahara penerimaan hingga pengeluaran.

“Kita ingin semua Puskesmas siap secara administrasi dan teknis. Tahun 2026 harus sudah implementasi penuh. Kita tidak ingin tertinggal dari daerah lain,” tegas Dandel.

Ia juga menyampaikan bahwa peningkatan kualitas pelayanan kesehatan hanya bisa tercapai jika manajemen keuangan berjalan transparan, efisien, dan profesional.

Langkah strategis ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kota Manado untuk meningkatkan standar pelayanan kesehatan primer yang adaptif dan berdaya saing, seiring dengan arah kebijakan nasional.

“Pada akhirnya, tujuan utama dari transformasi ini adalah pelayanan yang makin maksimal bagi masyarakat,” pungkas Dandel
(Stefanus)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *