Diduga ada Muatan Politik, IKAPPI Bersama Forum Pedagang Tolak Kegiatan Buruh di Pasar Bersehati Manado

Manado – kibarindonesia.com – Sejumlah organisasi pedagang yang tergabung dalam Forum Persaudaraan Pedagang Pasar Tradisional (P4T) bersama Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Manado secara tegas menolak rencana pelaksanaan kegiatan akbar Hari Buruh yang rencananya digelar di lingkungan Pasar Bersehati, Kota Manado tanggal 1 mei 2025

Penolakan ini disampaikan langsung oleh Ketua P4T, Risno Tadulo, dan Ketua IKAPPI Manado, Darwis Hutuba. Mereka menilai bahwa kegiatan tersebut sarat muatan politis, bahkan diduga menjadi modus untuk mengamankan posisi Direktur Utama PD Pasar Manado, Lucky Senduk, yang kini tengah menjadi sorotan atas sejumlah kebijakan yang dinilai tidak manusiawi dan melanggar aturan.

“Kami menolak keras kegiatan tersebut apabila digelar di lingkungan Pasar Bersehati, apalagi jika melibatkan Dirut PD Pasar Manado dan jajaran Direksi. Banyak kebijakan mereka sangat merugikan pedagang maupun pegawai tetap,” ujar Risno.

Beberapa poin keberatan yang disampaikan antara lain:

Pemberhentian sepihak pegawai tetap PD Pasar Manado tanpa prosedur jelas.

Pemotongan gaji secara sepihak dari kisaran Rp4 juta menjadi Rp3 juta.

Hak pesangon yang tidak dibayar sesuai ketentuan, bahkan banyak yang dipangkas semena-mena.

Tidak dipatuhinya putusan Mahkamah Agung terkait pemutusan hubungan kerja yang memenangkan pihak pegawai.

Pedagang yang tidak diberikan tempat layak untuk berjualan, hingga berujung pada penderitaan dan kehilangan penghasilan.

Pihak P4T dan IKAPPI juga mempertanyakan kabar bahwa Kapolda Sulawesi Utara akan diundang dalam kegiatan tersebut. Mereka mengkhawatirkan kegiatan ini dijadikan “jebakan politik” untuk melobi aparat agar kasus hukum yang sedang berjalan terhadap PD Pasar Manado bisa diredam.

“Kami minta dengan sangat agar Bapak Kapolda tidak hadir. Ini bisa menjadi preseden buruk jika aparat penegak hukum hadir di lingkungan kerja yang dipenuhi praktik penzoliman. Jika itu terjadi, kami tidak segan menyampaikan surat terbuka kepada Presiden,” tegas Darwis.

Mereka juga mengingatkan bahwa sebagian besar pegawai yang diberhentikan adalah pendukung setia Prabowo Subianto. “Jangan jadikan ini permainan kekuasaan. Lawan penindasan, penjarakan Dirut PD Pasar Manado dan seluruh jajaran yang terlibat,” tegas mereka dalam pernyataan bersama.
17/04/2025
( *** Tim )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *