Klarifikasi dan Permohonan Maaf Terkait Penggunaan Karikatur TNI dalam Pemberitaan Dugaan Oknum Polairud

Manado – kibarindonesia.com – Beredarnya pemberitaan di media kibarindonesia.com terkait dugaan keterlibatan oknum anggota Polairud dalam praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi (solar), terdapat kekeliruan dalam penggunaan ilustrasi yang menampilkan karikatur menyerupai anggota TNI. Hal ini menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat dan institusi terkait.

Pimpinan Redaksi kibarindonesia.com, Stefanus Sarayar, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) atas kecerobohan dalam proses penyuntingan visual berita tersebut.

“Kami menyadari bahwa penggunaan gambar karikatur yang menyerupai personel TNI dalam pemberitaan yang tidak berkaitan langsung dengan institusi tersebut merupakan tindakan yang tidak tepat dan dapat menimbulkan persepsi keliru di masyarakat. Untuk itu, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran TNI,” ujar Stefanus dalam pernyataan resminya, Minggu(6/7/2025).

Stefanus juga menegaskan bahwa pemberitaan tersebut tidak dimaksudkan untuk menyudutkan institusi TNI dalam bentuk apa pun. Kesalahan ini murni berasal dari ketidaktelitian internal redaksi dan akan segera diperbaiki.

Pihak redaksi menyatakan komitmennya untuk melakukan evaluasi internal agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari, serta terus berupaya menjaga akurasi dan etika dalam setiap produk jurnalistik yang diterbitkan.

Redaksi kibarindonesia.com mengajak seluruh pihak untuk tetap mengedepankan klarifikasi dan komunikasi terbuka demi menjaga keharmonisan antara media, masyarakat, dan institusi negara.
(Redaksi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *