Minahasa Utara – kibarindonesia.com – Pekerjaan penanganan talut akibat longsor di ruas jalan Kema–Rumbia dipastikan segera rampung. Berdasarkan pantauan tim awak media di lokasi, progres pembangunan terlihat sudah mencapai tahap akhir.
Dari hasil pengamatan di lapangan, proses pengecoran beton bertulang sepanjang kurang lebih 40 meter telah hampir selesai. Saat ini, pekerjaan berlanjut pada tahap pengecoran bahu jalan yang dilakukan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
Proyek ini dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan total nilai Rp 5.312.750.000.
Kasatker Wilayah 1 BPJN Sulawesi Utara,
Ringgo Radetyo, S.T., M.Eng. ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, menjelaskan bahwa pekerjaan penanganan longsor tersebut telah mencapai sekitar 80 persen dan ditargetkan selesai sepenuhnya pada akhir Desember 2025.
“Apa yang sudah dikerjakan dipastikan sesuai dengan spesifikasi teknis. Semua tahapan telah melalui uji teknik, dan kami selalu mengawasi setiap proses pekerjaan yang dilaksanakan oleh pihak ketiga sesuai dengan tugas dan tanggung jawab kami,” jelas Ringgo.
Lebih lanjut, Ringgo menegaskan komitmen pihaknya terhadap transparansi dan keterbukaan informasi dalam setiap pelaksanaan pekerjaan infrastruktur.
“Kami sangat menghargai tugas jurnalis di lapangan. Bila ada hal yang perlu dikonfirmasi, silakan hubungi kami. Kami siap memberikan penjelasan secara teknis agar semua pihak mendapat informasi yang jelas dan transparan,” tambahnya.
Dengan progres pekerjaan yang terus menunjukkan perkembangan positif, masyarakat setempat diharapkan segera dapat menikmati kembali akses jalan Kema–Rumbia yang lebih aman dan kokoh (SS)





