PPK Wilayah 1.3 BPJN Sulut Steven Dotulong, Prioritaskan Perbaikan Jalan Nasional Manado–Bitung

SULUT – kibarindonesia.com – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kenyamanan dan keselamatan masyarakat sebagai pengguna jalan nasional, meskipun alokasi anggaran PJN Wilayah 1 BPJN Sulut Tahun Anggaran 2026 mengalami penurunan signifikan dan kini tersisa sekitar Rp90 miliar. Kendati demikian, BPJN Sulut memastikan prioritas perbaikan jalan nasional tetap difokuskan, khususnya di Wilayah 1.3 Manado–Bitung, yang selama ini menjadi salah satu ruas dengan tingkat mobilitas tinggi.

Menanggapi berbagai keluhan masyarakat di ruas Manado–Bitung–Likupang–Wori, BPJN Sulut melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Wilayah 1.3, Steven Dotulong, menegaskan bahwa perbaikan jalan tetap menjadi agenda utama.

“Tahun ini kami menyiapkan anggaran sekitar Rp20 miliar untuk pekerjaan preservasi di ruas Manado–Bitung–Likupang hingga Wori. Tahun sebelumnya belum tersedia anggaran, sehingga kondisi jalan mengalami cukup banyak kerusakan,” ujar Steven.

Ia menjelaskan, anggaran tersebut sebenarnya telah direncanakan pada tahun sebelumnya. Namun, akibat kebijakan efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat, realisasi pekerjaan baru dapat dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2026.

“Untuk tahun 2026, anggaran difokuskan pada empat segmen prioritas, yaitu tiga segmen di wilayah Kota Bitung dan satu segmen di sekitar Rumah Sakit Hermina Manado, dengan total panjang penanganan mencapai sekitar 160 kilometer,” jelasnya.

Steven menegaskan bahwa seluruh ruas jalan yang berada di bawah kewenangan BPJN Sulawesi Utara selalu mendapat pengawasan dan perhatian langsung dari Pemerintah Pusat, baik dari aspek perencanaan, pelaksanaan, hingga pengendalian mutu pekerjaan.

Adapun pelaksanaan fisik perbaikan jalan dijadwalkan mulai pada Maret 2026, mengingat saat ini PJN Wilayah 1.3 BPJN Sulut masih dalam tahap persiapan teknis dan administratif.

Dalam kesempatan tersebut, Steven juga mengajak masyarakat serta insan pers untuk turut berperan aktif dalam pengawasan infrastruktur jalan nasional.

“Kami sangat mengharapkan partisipasi masyarakat dan teman-teman wartawan. Jika menemukan kerusakan jalan yang menjadi kewenangan BPJN Sulut, silakan informasikan kepada kami, baik melalui foto maupun titik lokasi. Ini sangat membantu kami selain pengawasan langsung dari staf di lapangan,” tegasnya.

BPJN Sulawesi Utara berharap, melalui sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan media, upaya peningkatan kualitas jalan nasional dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, serta memberikan dampak nyata terhadap kelancaran mobilitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Minggu 08/02/2026 (SS)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *