MINAHASA SELATAN – Suhartin Marlina Mamoto resmi menerima mandat sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). Mandat tersebut menandai dimulainya babak baru bagi struktur Gerindra di Minsel, dengan agenda awal berupa konsolidasi organisasi hingga ke tingkat akar rumput.
Surat Keputusan (SK) mandat diserahkan langsung Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Utara, Yulius Selvanus (YSK), di Sekretariat DPD Partai Gerindra Sulut, Kamis (1/10/2026).
Dalam arahannya, YSK menekankan bahwa konsolidasi organisasi menjadi pekerjaan utama jajaran Gerindra di daerah. Penguatan struktur, loyalitas kader dan solidaritas internal disebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan partai menghadapi agenda politik mendatang.
“Loyal, tegak lurus Gerindra, solidaritas dan tegak lurus. Jangan menentang kebijakan,” pesan YSK.
YSK juga menegaskan posisi DPC dan PAC sebagai ujung tombak konsolidasi. Karena itu, jajaran pengurus di daerah didorong untuk memperkuat struktur sekaligus melakukan penjaringan dan seleksi kader potensial.
“DPC dan PAC adalah ujung tombak konsolidasi,” tegasnya.
Menurut YSK, proses tersebut penting untuk mempersiapkan Gerindra menghadapi Pemilu 2029, termasuk kontestasi legislatif dan pemilihan kepala daerah.
Untuk DPR RI, YSK menyampaikan target Gerindra Sulawesi Utara meraih tiga kursi pada Pemilu 2029. Target tersebut, menurutnya, harus diikuti kerja organisasi yang serius dari seluruh DPC.
“Setiap DPC harus fokus menyeleksi kader dan membesarkan partai,” ujarnya.
Penyerahan mandat tersebut tidak hanya diberikan kepada DPC Gerindra Minsel. Pada kesempatan yang sama, YSK juga menyerahkan SK Ketua DPC Partai Gerindra Kotamobagu kepada Wakil Wali Kota Kotamobagu dan SK Ketua DPC Partai Gerindra Bolmong kepada Wakil Bupati Bolmong.
Suhartin hadir bersama jajaran pengurus Gerindra Minsel. Suaminya, Tommy Pantow, juga terlihat mendampingi. Pantow sebelumnya dikenal sebagai Ketua Umum relawan TOPAN08 yang mendeklarasikan dukungan kepada Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024.
Menerima mandat tersebut, Suhartin menyampaikan apresiasi kepada YSK atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
Bagi Suhartin, mandat tersebut bukan sekadar jabatan struktural, tetapi juga tanggung jawab untuk membangun dan memperkuat organisasi Gerindra di Kabupaten Minsel.
Langkah pertama yang akan dilakukan adalah konsolidasi internal serta melengkapi struktur organisasi mulai dari DPC, PAC hingga tingkat akar rumput.
“Setelah menerima mandat, kita akan fokus melakukan konsolidasi dan melengkapi semua struktur partai, mulai dari DPC, PAC hingga ke akar rumput. Ini tugas pertama yang akan kita lakukan,” kata Suhartin.
Ia juga menekankan pentingnya kekompakan kader dalam menjalankan agenda organisasi.
“Fokus besarkan partai, satu komando dan tetap solid,” tegasnya.
Kini, dengan mandat baru di Partai Gerindra, Suhartin menghadapi pekerjaan berbeda: membangun struktur organisasi sekaligus membawa mesin partai menghadapi agenda politik berikutnya.
Ia menyatakan tidak ingin memasang target yang berlebihan. Namun, Suhartin menegaskan Gerindra Minsel akan berupaya meningkatkan perolehan kursi legislatif.
“Target kita tentunya selain mengawal Presiden Prabowo dua periode dan Gubernur YSK dua periode, kita juga menargetkan meraih kursi sebanyak-banyaknya di legislatif,” pungkasnya.
Dengan demikian, mandat Suhartin kini diuji bukan hanya pada kemampuan memimpin struktur partai, tetapi juga pada bagaimana konsolidasi tersebut diterjemahkan menjadi kerja organisasi di lapangan.
Suhartin Marlina Mamoto sebagai nahkoda baru Gerindra Minsel kini membawa harapan baru—dan mimpi besar yang harus dibuktikan melalui kerja politik, konsolidasi kader, serta penguatan organisasi hingga ke tingkat bawah.
Red





