Andrei Angouw Dampingi Kapolda Sulut Salurkan Air Bersih hingga Tanam Mangrove di Bunaken Kepulauan

MANADO — kibarindonesia.com — Kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat dan kelestarian lingkungan pesisir kembali ditunjukkan melalui kunjungan Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Irjen Pol. Dr. Yudho Hermanto, S.I.K., M.M., bersama Wali Kota Manado Andrei Angouw di Kecamatan Bunaken Kepulauan, Rabu (21/10/2026).

Kunjungan tersebut tidak sekadar menjadi agenda silaturahmi dan peninjauan wilayah, tetapi juga diisi dengan aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Sejumlah kegiatan sosial dilaksanakan, di antaranya distribusi air bersih kepada warga serta penanaman mangrove di kawasan pesisir Bunaken.

Kehadiran Kapolda Sulut bersama Wali Kota Manado dan rombongan disambut Camat Bunaken, Imanuel Mandak, S.H., Kapolsek Bunaken, serta jajaran pemerintah setempat.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, distribusi air bersih dilakukan di beberapa lokasi di Kecamatan Bunaken Kepulauan.

Bantuan ini menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam mendukung ketersediaan air bersih bagi warga di wilayah kepulauan.

Setelah kegiatan sosial tersebut, rombongan melanjutkan agenda dengan penanaman mangrove di Pantai Timur Bunaken. Kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk mendorong kepedulian terhadap lingkungan sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir yang memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat setempat.

Turut hadir dalam rombongan, Ketua Bhayangkari Polda Sulut, sejumlah pejabat utama Polda Sulut, Direktur Polairud Sulut, Kapolresta Manado, serta unsur terkait lainnya.

Kegiatan sosial dan lingkungan ini mencerminkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjawab kebutuhan warga sekaligus menjaga kelestarian alam.

Di wilayah kepulauan seperti Bunaken, ketersediaan air bersih dan terpeliharanya lingkungan pesisir merupakan dua hal penting yang saling berkaitan dengan kualitas hidup masyarakat.

Distribusi air bersih diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga, sementara penanaman mangrove diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga kawasan pesisir dari ancaman abrasi serta mendukung kelestarian habitat berbagai biota laut.

Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, aksi sosial dan lingkungan seperti ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bersama bahwa pembangunan daerah tidak hanya berbicara tentang infrastruktur, tetapi juga tentang pemenuhan kebutuhan masyarakat dan perlindungan lingkungan bagi generasi mendatang.

Melalui kolaborasi yang berkesinambungan, Bunaken Kepulauan diharapkan semakin berkembang sebagai wilayah yang tidak hanya memiliki potensi wisata bahari, tetapi juga lingkungan yang terjaga serta masyarakat yang semakin sejahtera.

Pemerintah dan kepolisian diharapkan terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus memastikan keindahan dan kekayaan alam Bunaken tetap terpelihara untuk masa depan.
(Stefanus)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *