Olahraga di Jembatan Soekarno: Ikon Manado yang Tercemar Bau Busuk Limbah Pasar Bersehati

Manado – kibarindonesia.com – Jembatan Soekarno, yang membentang di atas Sungai Tondano dan menghubungkan kawasan Boulevard dengan daerah strategis lainnya di Kota Manado, telah lama menjadi ikon kebanggaan sekaligus destinasi favorit bagi warga lokal maupun wisatawan. Setiap pagi dan sore, jembatan ini ramai dipadati masyarakat yang berolahraga, bersantai, atau sekadar menikmati pemandangan laut dan berfoto foto

Namun, di balik keindahannya, ada satu masalah yang mencemari kenyamanan para pengunjung: bau tak sedap yang berasal dari limbah Pasar Bersehati. Aroma menyengat ini diduga berasal dari sistem pembuangan limbah yang tidak dikelola dengan baik, sehingga menimbulkan keluhan dari masyarakat.

Keluhan Pengunjung dan Pedagang

Billy, salah satu pengunjung yang rutin berolahraga di area tersebut, berharap Pemerintah Kota Manado segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi masalah ini.


“Jembatan ini seharusnya menjadi tempat yang nyaman untuk olahraga dan bersantai. Tapi kalau setiap lewat sini harus mencium bau menyengat, tentu sangat mengganggu. Kami harap pemerintah bisa memperbaiki pengelolaan limbah Pasar Bersehati agar lebih bersih dan tidak mengotori lingkungan,” ujarnya.

Keluhan serupa juga datang dari seorang warga yang ditemui di salah satu warung kopi di Pasar Bersehati. Menurutnya, pasar yang mulai ditempati pedagang sejak 2023 ini diduga dibangun tanpa Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL) yang memadai.

“Pasar ini cantik di luar, tapi di dalamnya bau busuk. Di area hanggar tempat warung kopi, banyak sisa makanan yang tergenang di selokan. Ini bisa menjadi sarang penyakit,” ungkapnya. Sementara itu, seorang pedagang lain berinisial HT mengungkapkan bahwa limbah makanan dan ikan mentah hanya dibuang ke drainase tanpa sistem pembuangan yang benar.

“Sisa-sisa makanan dan limbah ikan hanya dibuang begitu saja ke saluran yang disiapkan. Kemudian pihak PD Pasar menyiramnya dengan air laut yang disedot menggunakan alkon. Ini bukan solusi, malah memperparah bau busuk,” kata HT.

Harapan Warga: Pemerintah Harus Bertindak

Masyarakat dan para pedagang berharap Pemerintah Kota Manado, melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Perumda Pasar, segera turun tangan memperbaiki sistem pengelolaan limbah Pasar Bersehati. Selain demi kenyamanan warga, langkah ini juga penting untuk mendukung citra Kota Manado sebagai kota wisata.

“Kami pedagang juga bagian dari penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD). Jadi, kami berharap ada perhatian lebih terhadap kebersihan dan kesejahteraan pedagang, bukan hanya fokus pada tampilan luar pasar,” tegas seorang pedagang.

Dengan penanganan yang tepat, Jembatan Soekarno dapat benar-benar menjadi ikon kebanggaan Kota Manado, bukan hanya cantik dipandang, tetapi juga nyaman untuk dikunjungi dan tidak berbau busuk
01/03/2025
Penulis Redaksi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *