Wakil Wali Kota Manado Richard Sualang, Lantik Pengurus Pokja PWI Manado Periode 2026–2031

Manado — kibarindonesia.com – Kepengurusan Kelompok Kerja Persatuan Wartawan Indonesia (Pokja PWI) Manado periode 2026–2031 resmi dilantik dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi penguatan peran pers dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga kualitas demokrasi di tingkat lokal.

Pelantikan dilakukan oleh Wakil Walikota Manado Richard Sualang serta disaksikan jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan insan pers dari berbagai media di Sulawesi Utara berlangsung sukses dengan nuansa kekeluargaan. Sualang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa pers memiliki posisi strategis sebagai pilar demokrasi sekaligus mitra pemerintah dalam membangun ruang publik yang sehat melalui penyajian informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.

“Pemerintah Kota Manado memandang pers sebagai mitra strategis dalam pembangunan. Kehadiran wartawan yang profesional dan independen sangat dibutuhkan untuk memastikan informasi yang diterima masyarakat tetap objektif, edukatif, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Sualang.

Beliau uga menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara pemerintah dan media dalam menghadapi tantangan era digital yang ditandai derasnya arus informasi serta maraknya penyebaran hoaks dan disinformasi.

Menurutnya, peran media tidak hanya sebatas menyampaikan informasi, tetapi juga menjalankan fungsi kontrol sosial yang konstruktif guna mendorong tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Pokja PWI Manado periode 2026–2031, Hut Kamrin, menegaskan komitmennya untuk membawa organisasi menjadi semakin profesional, adaptif, dan relevan dengan perkembangan dunia jurnalistik modern.

Ia mengatakan, kepengurusan yang baru akan fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program pendidikan, pelatihan, dan pengembangan kompetensi wartawan yang berkelanjutan.
“Kami berkomitmen memperkuat kapasitas anggota agar mampu menjawab tantangan profesi di era digital. Profesionalisme, independensi, integritas, dan kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik akan menjadi fondasi utama dalam menjalankan roda organisasi,” tegas Hut Kamrin.

Menurutnya, tantangan dunia pers saat ini tidak hanya berkaitan dengan perkembangan teknologi informasi, tetapi juga tuntutan untuk tetap menjaga kredibilitas di tengah kompetisi penyebaran informasi yang semakin cepat.

Karena itu, Pokja PWI Manado akan mendorong lahirnya wartawan-wartawan yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis jurnalistik yang baik, tetapi juga memahami tanggung jawab sosial profesi sebagai penjaga kualitas informasi publik.
Selain fokus pada peningkatan kompetensi anggota, kepengurusan baru juga berkomitmen memperluas kolaborasi dengan Pemerintah Kota Manado, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung pembangunan daerah.
Pelantikan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa organisasi profesi wartawan memiliki peran penting dalam memperkuat demokrasi lokal, meningkatkan literasi informasi masyarakat, serta menjaga ruang publik yang sehat dan beradab.

Dengan kepengurusan yang baru dan semangat pengabdian yang diperbarui, Pokja PWI Manado diharapkan mampu menjadi wadah yang solid bagi insan pers, sekaligus berkontribusi nyata dalam menghadirkan jurnalisme yang profesional, independen, dan berpihak pada kepentingan publik.

Di tengah dinamika informasi yang terus berkembang, keberadaan organisasi wartawan yang kuat dan berintegritas menjadi salah satu kunci untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap media serta memperkuat fondasi demokrasi yang sehat di Kota Manado (SS)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *