Bitung — kibarindonesia.com – Dugaan praktik mafia bahan bakar minyak (BBM) kembali mencuat di Kota Bitung. Sejumlah warga mendesak aparat penegak hukum (APH) turun tangan dan segera mengusut tuntas aktivitas ilegal yang diduga melibatkan seorang pria berinisial Ko A F.
Lokasi yang disebut-sebut sebagai pusat aktivitas tersebut berada di wilayah Kelurahan Kadoodan, Kecamatan Madidir, Kota Bitung. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa tempat itu dijaga oleh seseorang bernama Tommy, yang diduga menjadi ‘pengawal’ lapangan untuk memastikan kelancaran operasi.
Praktik semacam ini dikhawatirkan merugikan negara dan masyarakat secara luas, terutama di tengah kondisi distribusi BBM yang masih menjadi perhatian nasional.
“Ini bukan rahasia umum lagi. Aktivitas mereka terang-terangan, tapi seolah-olah kebal hukum,” ujar salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Masyarakat berharap APH Polres Kota Bitung maupun instansi terkait lainnya, tidak menutup mata dan segera melakukan tindakan tegas. Jika dibiarkan, bukan hanya akan merusak tatanan distribusi BBM yang adil, tetapi juga membuka ruang bagi tumbuhnya praktik-praktik mafia serupa di daerah lain.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai keberadaan dan aktivitas Ko A F serta peran Tommy dalam jaringan tersebut. Senin 18/08/2025
(Tim)





