Manado – kibarindonesia.com – Menyikapi isu viral mengenai dugaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite yang bercampur air, Kepolisian Sektor (Polsek) Tikala bertindak cepat dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah hukumnya, Rabu (2/4/2024).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Tikala, IPDA Axel Pelongan, bersama tim guna memastikan kualitas BBM yang dijual kepada masyarakat tetap terjamin dan bebas dari kecurangan. Sidak tersebut menyasar tiga SPBU, yakni SPBU Dendengan Dalam, SPBU Pall 2, dan SPBU Kairagi Weru.

Dalam sidak ini, petugas mengambil sampel BBM jenis Pertalite langsung dari nosel ke wadah pengukuran kaca berkapasitas 1 liter. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan indikasi pencampuran air dalam BBM, serta takaran yang diberikan kepada konsumen sesuai standar.
“Saat pemeriksaan, kami tidak menemukan endapan air dalam sampel BBM. Semua dalam kondisi normal dan sesuai takaran,” tegas IPDA Axel Pelongan.
Kapolsek Tikala, AKP Jemmy Worang, menegaskan bahwa sidak ini dilakukan sebagai langkah preventif guna memastikan masyarakat mendapatkan BBM berkualitas dan pelayanan yang baik dari SPBU di wilayah hukumnya.
“Terkait tiga SPBU yang kami sidak, semuanya dalam kondisi terkendali dan tidak ditemukan kecurangan. Kami juga terus meningkatkan patroli untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat,” ujar AKP Jemmy Worang.
Dengan adanya langkah proaktif dari Polsek Tikala ini, diharapkan masyarakat dapat merasa lebih tenang dan percaya terhadap kualitas BBM yang mereka beli di SPBU wilayah tersebut.
( Stefanus )





