Sulawesi Utara – kibarindonesia.com – Masyarakat Sulut, siapa yang tidak kenal Elly Engelbert Lasut, Lelaki ganteng kelahiran 28 Oktober 1969 Kota Manado Sulut. Beliau saat
menjabat sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Utara, Bupati Kepulauan Talaud dan merupakan ayah dari Hillary Brigitta Lasut, politisi muda Demokrat yang saat ini menjabat sebagai anggota DPR RI.
Elly Engelbert Lasut yang akrab disapa E2L merupakan Politisi kelahiran Manado 28 Oktober 1969, menempuh pendidikan dasar di SD St. Fatima (1976-1982), kemudian melanjutkan ke SMP Frater Ujung Pandang (1982-1985), dan SMA Negeri 2 Manado (1985-1988). Elly menyelesaikan gelar S1 di Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi pada 1995, meraih S2 Manajemen Ekonomi Pembangunan di universitas yang sama pada 2008, serta S3 Teologi di Sekolah Tinggi Theologi IKAT merupakan putra Daerah yang sangat dicintai masyarakat Sulut
Bukti tersebut terlihat dari postingan masyarakat di media sosial FB yang tertulis beliau layak memimpin Sulut kedepan. Tidak hanya itu dari hasil poling lewat media sosial atau survei secara manual dan Lembaga Survei Indonesia Denny JA, soal siapakah Calon Gubernur Sulut yang diinginkan masyarakat ke depannya, yaitu E2L – HJP. Banyaknya respon oleh masyarakat Sulut dan komentar dalam postingan FB menjadi bukti bahwa kecintaan masyarakat kepada beliau sangat kuat

Berdasarkan Survei terbaru dari LSI Denny JA pada 1-7 September 2024 memberikan gambaran mengejutkan: pasangan Elly Engelbert Lasut-Hanny Joost Pajouw (E2L-HJP) mengungguli dua pesaingnya dengan selisih hampir 20%! Dengan elektabilitas mencapai 53,3%, pasangan yang diusung Partai Demokrat ini tampak hampir tak terbendung di Pilgub Sulawesi Utara 2024.
Namun, di balik angka-angka tersebut, ada sekitar 10% suara yang belum menentukan pilihan. Apakah kompetitor masih punya peluang untuk menggeser dominasi E2L-HJP dalam waktu yang tersisa sebelum pemungutan suara pada 27 November? Fajar Moestar, peneliti dari LSI Denny JA, memberikan prediksi yang mengejutkan.
“Dalam sejarah survei saya, sangat jarang calon dengan elektabilitas tertinggi di dua bulan terakhir pilkada mengalami penurunan drastis, kecuali ada blunder politik atau kejadian luar biasa,” jelasnya. Dengan waktu yang sangat singkat, upaya dari pesaing untuk menyalip elektabilitas E2L-HJP dinilai sangat kecil kemungkinannya terjadi.
Pasangan Steven Kandouw-Denny Tuejeh (SK-DT), yang saat ini berada di posisi kedua dengan 34,5%, harus berjuang keras untuk menembus batas 10% suara mengambang. Demikian juga pasangan Yulius Selvanus Komaling-Victor Mailangkay (YSK-VM) yang terpaut jauh di belakang dengan 4,7%.
Tak hanya unggul di segmen pemilih Protestan, yang mencakup mayoritas populasi, E2L-HJP juga memimpin di kalangan milenial, emak-emak, dan pemilih kelas bawah. Apakah ini pertanda bahwa Pilgub Sulut 2024 sudah hampir selesai sebelum waktunya? Atau ada kejutan terakhir yang akan mengguncang hasilĀ surveiĀ ini?
18/09/2024
( Stefanus )





