Manado – kibarindonesia.com – Pengembangan destinasi pariwisata yang berstandar internasional yang berlokasi di pesisir pantai Malalayang Kota Manado, di targetkan selesai bulan september mendatang
Hal tersebut dikatakan oleh PPK Balai Prasarana Pemukiman Provinsi Sulawesi Utara Bapak Billy Legi saat dimintai keterangan Melalui Via WhastApp kepada Media, rabu 14/08/2024

“Proyek pekerjaan konstruksi penataan kawasan Malalayang dan Bunaken tahap 2 akan selesai pertengahan bulan september 2024 karena ada perpanjangan waktu,” ucap Billy Legi
Proyek pekerjaan konstruksi penataan kawasan Malalayang dan Bunaken tahap 2
yang di kerjakan mulai tanggal 24 oktober TA 2023 ditargetkan selesai pada 30 juni 2024 dengan total anggaran pemerintah sebesar Rp 107.757.990.000 ini nantinya akan menjadi destinasi pariwisata Internasional dan berwawasan lingkungan di Kota Manado

Penataan dua kawasan wisata tersebut bertujuan untuk mendukung pengembangan destinasi pariwisata yang berstandar internasional dan berwawasan lingkungan di Kota Manado.Penataan dua kawasan itu untuk memberikan pelayanan yang baik bagi para pengunjung yang datang
Ruang lingkup pembangunannya meliputi Pedestrian Public Beach Promenade untuk mempercantik wajah Kota Manado yang menghadap ke pantai. Selain itu terdapat Menara Pandang, Bangunan Warung Apung, Panggung Budaya, Warung Minum, Pier patung serta Jalan Penghubung.
Pengembangan desainĀ landmarkĀ eksisting yang dilakukan untuk mendukung keindahan promenade dengan mengadaptasi kearifan lokal khas Minahasa nantinya akan menjadi primadona Kota Manado.
Area pedestrian yang sebelumya minim pencahayaan, kini tampak cantik dengan penataan cahaya yang apik dan lampu hias yang ada makin memperindah lokasi tersebut saat malam hari.
( Stefanus )





