SULUT – kibarindonesia.com – Isu dugaan korupsi kembali mencuat di lingkungan Balai Wilayah Sungai Sulawesi I (BWSS I) Sulut. Kali ini, Pelopor Angkatan Muda Indonesia (PAMI) Perjuangan mendesak Kejaksaan Agung Republik Indonesia untuk segera memeriksa Kepala BWSS I Sulut, Ir. Sugeng Harianto, M.Si., M.T, terkait sejumlah proyek yang diduga bermasalah.
Desakan ini disampaikan langsung oleh Ketua PAMI Perjuangan Sulut, Jonathan Mogonta, kepada sejumlah awak media disalah satu warung kopi seputaran Polda Sulut. Senin 07/07/2025
“Salah satu proyek yang patut diperiksa adalah pembangunan tanggul pengaman pantai Santiago di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Berdasarkan pantauan kami, proyek tersebut diduga dikerjakan asal-asalan dan menimbulkan potensi kerugian negara hingga miliaran rupiah,” ungkap Mogonta.
Aktivis anti-korupsi kelahiran Kakas ini juga menyatakan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan berkas laporan resmi yang akan diserahkan langsung ke Kejaksaan Agung dalam waktu dekat.
“Kami tidak ingin kasus ini dibiarkan begitu saja. Sudah saatnya Kejagung turun tangan untuk memastikan proses hukum berjalan dan dana negara diselamatkan,” tegasnya.
Pernyataan senada juga dilontarkan oleh Ketua DPP PAMI Perjuangan, Maykel R. Tielung, SH, MH, yang menilai proyek-proyek di bawah naungan BWSS I Sulut layak diaudit secara menyeluruh.
“Sudah sangat pantas untuk diperiksa. Proyek-proyek infrastruktur seperti ini menyangkut hajat hidup orang banyak. Kami mendukung penuh Kejaksaan Agung untuk bertindak cepat dan tegas,” ujarnya.
Sejauh ini, pihak BWSS I Sulut maupun Kepala Balai, Ir. Sugeng Harianto, belum memberikan tanggapan atas tudingan tersebut.
PAMI Perjuangan menegaskan bahwa langkah ini bukan bentuk serangan pribadi, melainkan bagian dari komitmen mereka untuk mendorong transparansi, akuntabilitas, dan penegakan hukum di sektor pembangunan infrastruktur nasional.
(Red)





