Manado – kibarindonesia.com – Dalam sebuah temuan yang mengejutkan, bahwa sejumlah pekerja di proyek pekerjaan konstruksi penataan kawasan Malalayang dan Bunaken Tahap 2 diduga pihak kontraktor PT Wisana Matrakarya mengabaikan standar keselamatan kerja yang ditetapkan
Hal ini terungkap dari pengamatan awak media bahwa banyak pekerja tidak menggunakan perlengkapan keselamatan Safety yang sesuai, termasuk helm proyek, sarung tangan, dan sepatu keselamatan.

Dalam beberapa insiden yang tercatat, pekerja tidak menggunakan helm proyek untuk melindungi kepala mereka dari potensi bahaya jatuh benda atau tertimpa material.
Selain itu, sarung tangan keselamatan, yang sangat penting untuk melindungi tangan dari luka dan cedera saat menangani material berat, juga tidak ditemukan pada sebagian besar pekerja.
Perlengkapan keselamatan lainnya yang diabaikan adalah sepatu keselamatan, yang dirancang khusus untuk memberikan perlindungan terhadap risiko cedera kaki.
Sepatu ini dapat mengurangi risiko terkena benda tajam atau berat yang bisa menyebabkan luka serius.
Ironisnya, semua aturan dan peraturan tentang keselamatan kerja (K3) sudah diatur dengan jelas dalam uraian pekerjaan dan didukung oleh Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 Tentang Keselamatan Kerja.

Namun, tampaknya masih ada kelalaian dalam menerapkannya di lapangan.
Dalam menghadapi situasi ini, pihak terkait, termasuk manajemen proyek dan otoritas terkait, diharapkan untuk segera mengambil langkah-langkah yang tepat untuk memastikan kepatuhan penuh terhadap standar keselamatan kerja.
Pelatihan yang lebih intensif dan penegakan hukum yang lebih ketat mungkin diperlukan untuk memastikan keselamatan dan kesehatan para pekerja di tempat proyek.
Keselamatan kerja bukanlah hal yang bisa ditawar-tawar, dan setiap langkah yang diambil untuk meningkatkannya akan membawa manfaat jangka panjang bagi semua pihak yang terlibat.
Dengan memastikan bahwa setiap pekerja dilengkapi dengan perlengkapan keselamatan yang sesuai, kita dapat memastikan bahwa tempat proyek menjadi lingkungan yang aman dan produktif bagi semua.
23/03/2024
( Stefanus )





