Sulawesi Utara – kibarindonesia.com – Baru sebulan Presiden Indonesia Prabowo Subianto dilantik, gebrakan memberantas tidak pidana korupsi di Indonesia langsung dijalankan. Setidaknya belasan Pejabat yang tersebar di berbagai Daerah, telah ditetapkan tersangka. Begitu juga dengan Kapolda Sulawesi Utara yang baru Irjen Pol Roycke Harry Langie. Setelah dilantik bulan lalu beliau langsung tancap gas dengan memanggil puluhan pejabat Daerah untuk dimintai keterangan atas dugaan korupsi yang dilakukan
Kapolda Irjen Pol Roycke Harry Langie merupakan putra Daerah dari Desa Pakuwure, Kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan Provinsi Sulawesi Utara. Selama kariernya di kepolisian, Roycke pernah menduduki berbagai jabatan strategis, termasuk empat kali menjadi Kapolres. Salah satu momen penting dalam kariernya adalah ketika ia menjabat sebagai Kepala Operasi Nemangkawi
Dalam menjalankan tugas dan amanah Roycke telah memanggil puluhan pejabat
melalui direktorat tindak pidana korupsi Polda Sulawesi Utara. Akibat aksinya beliau, seluruh elemen masyarakat Sulawesi Utara menyambut baik dan mengapresiasi sehingga ratusan karangan bunga saat ini menghiasi pagar depan Markas Komando (Mako) Polda Sulawesi Utara (Sulut) yang berlokasi diJalan Bethesda Nomor 62, Kota Manado.
Karangan bunga ini terus berdatangan sebagai bentuk dukungan kepada Polda Sulut dalam memberantas semua korupsi dan mafia tanah yang saat ini marak terjadi kepada masyarakat. Selain karangan bunga yang terlihat, beberapa kali juga terpantau aksi masyarakat yang terdiri dari berbagai elemen mendatangi Polda Sulut sebagai apresiasi dan upaya agar Polda Sulut menindak lanjuti semua laporan masyarakat terkait hak hak mereka yang di ambil oleh oknum mafia
Berikut nama nama yang sempat di panggil Polda Sulut:
1.Pjs Wali Kota Manado Clay Dondokambey
2.Sekretaris Provinsi Steve Kepel
3.Pjs Wali Kota Tomohon Fereydy Kaligis
4.Sekretaris Kota Manado Micler Lakat
5.Kadis Perumahan dan Pemukiman (Perkimtan) Provinsi Sulut Alexander Wattimena
6.Kadis Kelautan dan Perikanan Sulut Tienneke Adam
7.Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulut Deicy Paath
8.Kadis Pertanian dan Peternakan Provinsi Sulut Wilhelmina Pangemanan
9.Dirut PD Pasar Manado Lucky Senduk
10.PJs Bupati Minsel Steven Liow
11.Pjs Bupati Talaud Fransiskus Manumpil
12. Bendahara Sinode GMIM (Kejati)
13. Mantan Bendahara Sinode GMIM (Kejati)
14. Ketua Sinode Hein Arina.
15. 4 Kepala Dinas Kab. Minsel
16. 15 Kumtua di Minsel
Dan pastinya akan terus bertambah
Untuk itu masyarakat meminta transparansi penuh dan langkah tegas dari pihak yang terkait terlebih khusus Polda Sulut untuk memberantas korupsi, mafia tanah dan semua tidak pelanggaran secara adil dan tuntas di tanah Nyiur Melambai
01/11/2024
( *** Tim )





