PCW Tegas Dukung Gubernur Yulius: Era Pemerintahan Bersih di Sulut Dimulai!

MANADO, Kibarindonesia.com – Upaya Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling, SE, MM (YSK), dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi mendapat dukungan kuat dari Permesta Corruption Watch (PCW).

Ketua Umum PCW, Ronald Sumual, S.H., S.T., M.Si, menegaskan bahwa lembaganya siap menjadi mitra strategis pemerintah provinsi dalam mengawal agenda transparansi dan akuntabilitas publik.

“Kami di Permesta Corruption Watch mendukung penuh langkah Gubernur YSK dalam menegakkan integritas di tubuh birokrasi. Ini sejalan dengan semangat Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk membangun pemerintahan yang bersih dan berorientasi pada kepentingan rakyat,” ujar Sumual dalam keterangannya di Manado.

Menurutnya, komitmen Yulius Selvanus Komaling untuk memperbaiki sistem birokrasi, memperketat pengawasan penggunaan anggaran daerah, dan menindak tegas setiap bentuk penyimpangan, adalah sinyal kuat dimulainya era baru tata kelola pemerintahan yang transparan di Sulawesi Utara.

Sumual juga menekankan pentingnya integritas dalam pelaksanaan proyek infrastruktur.

“Kami mengingatkan agar kontraktor bekerja sesuai spesifikasi dan aturan yang berlaku. Jangan ada praktik mencari keuntungan di luar ketentuan, karena itu merusak kepercayaan publik,” tegasnya.

Lebih lanjut, PCW menyerukan kepada seluruh kepala daerah di kabupaten dan kota untuk bersinergi mendukung agenda antikorupsi Gubernur YSK. Transparansi keuangan daerah, keterbukaan informasi publik, serta pelaporan masyarakat harus diperkuat agar pengawasan berjalan efektif.

Gerakan ini, kata Sumual, bukan sekadar kritik terhadap pemerintah, tetapi bentuk kolaborasi antara masyarakat sipil dan aparat negara untuk menciptakan Sulawesi Utara yang bersih, berintegritas, dan maju sejalan dengan visi nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam membangun Indonesia yang kuat dan bebas korupsi.

“Gubernur YSK telah membuka jalan bagi perubahan. Kini saatnya semua pihak ikut menjaga dan memastikan semangat antikorupsi benar-benar hidup di Sulut,” tutup Sumual.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *