Pembangunan Pelabuhan Dermaga PPP Tumunpa dan Break Water Selesai Tepat Waktu

Manado – kibarindonesia.com – Program Pemerintah Daerah melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Utara yang di pimpin oleh Kadis DR Ir. Tienneke Adam, M.SI mendapat apresiasi Masyarakat Kota Manado terlebih khusus warga Tumunpa. Senin 30/12/2024

Pasalnya masyarakat yang setiap hari bekerja di pelabuhan Tumumpa saat ini bisa merasa legah karena Pemasangan Beton Pemecah Ombak atau Break Water di Pelabuhan Tumumpa telah rampung

Tidak hanya itu Pembangunan Pelabuhan Dermaga PPP Tumunpa juga telah selesai sehingga para nelayan setempat merasa terbantu

Sonny salah seorang kapten kapal yang saat itu lagi melakukan aktivitas bongkar muat ikan mengucapkan, “Terima kasih kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Utara karena dengan adanya
Beton Pemecah Ombak atau Break Water di Pelabuhan Tumumpa kapal kami bisa terlindungi dari gelombang air pasang

Begitu.juga dengan Pembangunan Pelabuhan Dermaga PPP Tumunpa kami sangat terbantu saat membongkar muat ikan,” ucap Sonny disertai dengan ABP kapal yang berseru mantap

Kepala Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Utara, DR Ir. Tienneke Adam, M.SI menjelaskan pekerjaannya sangat baik dan sudah mencapai 100%. Progress ini sesuai dengan apa yang telah direncanakan.

Menurut Tienneke, “Pemasangan Beton Pemecah Ombak atau Break Water bertujuan memecahkan ombak atau gelombang besar yang bisa datang sewaktu waktu agar kapal bisa terlindungi serta sangat bermanfaat bagi Nelayan dan Pelaku Usaha Perikanan

Begitu juga dengan beton pemecah ombak telah kami desain sedemikian sehingga arus laut tidak menyebabkan pendangkalan karena pasir yang ikut dalam arus, bisa mengendap di kolam pelabuhan.

Begitu juga dengan Pembangunan Pelabuhan Dermaga PPP Tumunpa yang baru selesai dibangun tujuannya untuk memberikan kemudahan kepada nelayan saat membongkar, muat ikan di dermaga.
Saya berharap masyarakat bisa menjaga bangunan tersebut agar supaya awet dan tahan lama dan kiranya bermanfaat bagi Nelayan dan Pelaku Usaha Perikanan,” ujar Kadis Adam
( Stefanus )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *