Petinggi PDAM Wanua Wenang Pesta Miras di Jam Kerja, Meiky Taliwuna Telah Diberikan Sanksi

Manado — kibarindonesia.com – Tindakan tak bermoral ditunjukkan oleh seorang petinggi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Wanua Wenang yang diduga berpesta minuman keras (miras) di dalam ruangan kerjanya sendiri.

Parahnya lagi, pesta miras ini diduga kuat berlangsung pada saat jam kerja, sebuah aksi yang sangat tidak pantas dilakukan oleh seorang pejabat di perusahaan milik daerah.

Adapun terkait permasalahan tersebut Pemerhati sosial Iwan Moniaga, mengecam keras tindakan tersebut dan menilai bahwa perbuatan tersebut tidak hanya melanggar etika kerja, tetapi juga mencoreng nama baik institusi.

“Apalagi, perbuatan ini terjadi saat jam kerja dan di dalam ruangan kantor.

Ini sangat tidak dapat dibenarkan dan seharusnya disanksi dengan tegas,” ujar Moniaga dengan nada tegas.

Kekecewaan serupa juga disuarakan oleh Hendra Lumempouw, Ketua Jaringan Pengawas Kebijakan Pemerintah (JPKP) Manado.

Menurutnya, tindakan tersebut mencerminkan buruknya moral dan akhlak individu yang bersangkutan.

Sebagai pimpinan, Direktur PDAM Meiky Taliwuna, S.E., M.M diharapkan segera menindaklanjuti kasus ini dengan mengambil langkah tegas dan jangan membiarkannya.

Perilaku seperti ini jika dibiarkan, akan berdampak buruk pada kinerja dan sistem di perusahaan,” tegas Lumempouw.

Lebih lanjut, Lumempouw menambahkan bahwa masyarakat kota Manado sangat prihatin dengan situasi ini karena potensi kerusakan yang ditimbulkan bukan hanya pada citra perusahaan, tetapi juga pada sistem operasional yang bisa berdampak lebih luas.

Dalam situasi yang mengkhawatirkan ini, Walikota Manado, Andree Angouw, diharapkan dapat turun tangan langsung.

“Jika atasan di perusahaan tidak mengambil tindakan, sebaiknya Walikota sebagai pemilik modal perusahaan bertindak cepat untuk menangani masalah ini,” tandas Lumempouw.

Direktur PDAM Wanua Wenang, Meiky Taliwuna, S.E., M.M saat di konfirmasi melalui Via WhastApp terkait insiden ini mengatakan, “Ini masalah internal pegawai dan sudah mendapatkan sanksi,” tegas Meiky

Kasus ini tidak hanya mengungkap masalah etika yang serius di PDAM Wanua Wenang, tetapi juga mempertanyakan komitmen manajemen perusahaan terhadap disiplin dan profesionalisme. Masyarakat menanti saksi apa yang akan diberikan oleh Dirut Meiky Taliwuna

Jika tindakan tegas tidak segera diambil, bukan tidak mungkin kasus ini akan merusak kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah tersebut.
13/08/2024
( Stefanus )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *