Dugaan Praktik Mafia BBM Kembali Mencuat di Manado, Koos Elit Diduga Jadi Tempat Transaksi

Manado – kibarindonesia.com – Investigasi terbaru yang dilakukan tim media mengungkap dugaan praktik transaksi ilegal bahan bakar minyak (BBM) di koos kosan elit kawasan Poli Permai, Kairagi, Kota Manado. Dalam penelusuran lapangan, tim menemukan aktivitas mencurigakan yang melibatkan dua unit mobil transportir yang diduga digunakan untuk distribusi BBM ilegal. Selasa 07/04/2026

Salah satu kendaraan yang berhasil didokumentasikan bernomor polisi DB 8158 CF. Kendaraan tersebut diduga merupakan bagian dari jaringan transportir ilegal yang beroperasi di dalam gudang milik Frenly Rompas di Desa Kema. Gudang ini sebelumnya sempat menjadi sorotan publik setelah aktivitasnya viral dan dilaporkan oleh LSM JARI.

Temuan ini kembali memicu reaksi masyarakat yang mempertanyakan komitmen aparat penegak hukum, khususnya Polda Sulawesi Utara, dalam memberantas praktik mafia BBM yang dinilai masih marak. Janji penindakan tegas terhadap pelaku hingga kini dianggap belum menunjukkan hasil yang signifikan.

Nama Marco kembali mencuat dalam pusaran isu ini. Sosok yang disebut-sebut telah lama terlibat dalam jaringan mafia BBM solar subsidi tersebut diduga memiliki jaringan luas dan terorganisir. Aktivitasnya bahkan dikabarkan melibatkan sejumlah pihak sebagai kaki tangan di lapangan.

Selain itu, nama Daeng juga turut disebut sebagai bagian dari jaringan tersebut. Tahun lalu, gudang milik Daeng sempat diamankan oleh aparat Polres Manado. Namun, aktivitas serupa diduga masih berlangsung dengan pola yang lebih terselubung.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa BBM subsidi jenis solar diduga diperoleh dari sejumlah SPBU di wilayah Manado dan sekitarnya dengan harga subsidi dan dijual kembali dengan harga industri. Selanjutnya, bahan bakar tersebut disalurkan ke lokasi tambang ilegal, yang menjadi salah satu tujuan utama distribusi.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran serius di tengah masyarakat. Selain berpotensi merugikan negara, praktik ini juga berdampak langsung pada distribusi BBM subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak.

Masyarakat pun mendesak aparat penegak hukum untuk tidak hanya melakukan penindakan sporadis, tetapi juga membongkar jaringan hingga ke akar-akarnya, termasuk pihak-pihak yang diduga menjadi aktor utama di balik praktik mafia BBM di Sulawesi Utara. (Tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *