MANADO, SULUTMEDIA.COM — Sekretaris DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), W. Niklas Silangen, menerima kunjungan kerja rombongan DPRD Papua Barat bersama DPRD Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Selasa (11/8/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Sulut tersebut menjadi momentum bagi kedua daerah untuk bertukar informasi dan pengalaman terkait pengembangan daerah, khususnya sektor pariwisata, infrastruktur, transportasi laut, hingga regulasi daerah mengenai komoditas unggulan.
Rombongan DPRD Papua Barat terdiri dari pimpinan dan anggota Komisi IV serta Komisi II, bersama sejumlah staf sekretariat. Dalam kunjungan tersebut, rombongan DPRD Papua Barat dan DPRD Sitaro ingin melihat secara langsung sejumlah perkembangan yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
Sejumlah sektor menjadi perhatian dalam agenda kunjungan, di antaranya destinasi pariwisata, infrastruktur jalan tol, serta sistem transportasi laut yang menghubungkan wilayah kepulauan.
Sulawesi Utara dinilai memiliki pengalaman dalam mengembangkan konektivitas antarpulau melalui layanan transportasi publik, termasuk kapal feri dan angkutan laut antarkepulauan.
Selain sektor transportasi dan pariwisata, rombongan juga dijadwalkan mengunjungi PT Sinar Pure Foods Bitung, perusahaan yang bergerak di bidang pengalengan ikan.
Kunjungan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai pengelolaan potensi kelautan dan perikanan sekaligus pengembangan industri pengolahan hasil perikanan di Sulawesi Utara.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris DPRD Sulut W. Niklas Silangen menjelaskan bahwa sebagian anggota DPRD Sulut sedang menjalankan agenda kedewanan.
Silangen menyebut, sehari sebelumnya DPRD Sulut melaksanakan pembahasan Badan Anggaran (Banggar) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Sulawesi Utara.
Ia juga menyampaikan bahwa agenda rapat paripurna DPRD Sulut dijadwalkan berlangsung pada 14 Agustus 2026.
“Para anggota DPRD Sulut hari ini sedang ada tugas. Kemarin juga ada pembahasan Banggar yang melibatkan TAPD Provinsi. Untuk paripurna DPRD akan dilaksanakan pada 14 Agustus 2026,” ujar Silangen.
Selain membahas sektor pariwisata dan infrastruktur, pertemuan tersebut juga menjadi ruang untuk bertukar pengalaman mengenai kebijakan daerah terhadap komoditas unggulan.
Perwakilan DPRD Sitaro mengungkapkan ketertarikannya untuk mempelajari produk hukum daerah di Papua Barat yang berkaitan dengan tanaman pala.
Regulasi tersebut dinilai relevan bagi Sitaro yang juga memiliki potensi besar dalam pengembangan komoditas pala.
Di Papua Barat, kebijakan mengenai pala umumnya diarahkan pada penguatan pengelolaan komoditas di daerah sentra produksi, termasuk Kabupaten Fakfak. Pengaturan tersebut mencakup aspek pembinaan, pengawasan, pengendalian komoditas, hingga penyusunan kebijakan turunan seperti Rencana Aksi Daerah (RAD) perkebunan pala dan aspek retribusi.
Bagi DPRD Sitaro, pengalaman Papua Barat tersebut dapat menjadi bahan pembelajaran dalam menyusun dan memperkuat produk hukum daerah yang mendukung pengembangan komoditas pala.
Usai melakukan pertemuan di DPRD Sulut, rombongan DPRD Papua Barat dan DPRD Sitaro melanjutkan agenda kunjungan ke sejumlah lokasi dan instansi terkait.
Agenda tersebut meliputi kunjungan ke Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Utara, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Utara, serta PT Sinar Pure Foods Bitung.
Sekwan DPRD Sulut Niklas Silangen menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada rombongan DPRD Papua Barat dan DPRD Sitaro yang telah memilih DPRD Sulut sebagai salah satu tujuan dalam rangkaian kunjungan kerja.
Pertemuan ini diharapkan tidak hanya memperkuat komunikasi antarlembaga legislatif daerah, tetapi juga membuka ruang pertukaran pengalaman dan praktik kebijakan yang dapat diterapkan sesuai karakteristik masing-masing daerah.
JM





