Manado – kibarindonesia.com – Pembangunan terminal Liwas yang menelan anggaran fantastis sebesar Rp 12,9 miliar seharusnya sudah berfungsi karena telah selesai di bangun sejak tahun 2019. Namun pada kenyataannnya pembangunan terminal tersebut hingga saat ini tidak berfungsi dan membutuhkan perhatian khusus oleh pemerintah 06/05/2025
Menurut informasi dari warga sekitar, awalnya terminal Liwas yang berlokasi di Jln Lengkoong Wuaya Kecamatan Paal dua Kota Manado, awalnya masalah yang membuat terminal Liwas tak kunjung difungsikan adalah jalan sebagai ases masuk ke terminal kalah itu rusak dan sempit. Namun setelah jalan di perbaiki, hingga saat ini terminal masih juga tidak berfungsi
Namun saat ini terminal Liwas justru menuai sorotan tajam. Bangunan yang dibangun dengan anggaran besar dari dana pemerintah itu tampak terbengkalai, memunculkan dugaan bahwa proyek ini diduga gagal perencanaan. Dari Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi fisik terminal mulai rusak karena tidak adanya pemeliharaan. Fakta ini menimbulkan pertanyaan besar di tengah masyarakat, Apakah proyek Terminal Liwas akan menjadi proyek gagal perencanaan yang ada di Sulut
Sedangkan yang kita ketahui bersama, terminal paal 2 yang ada saat ini lokasinya sangat sempit, banyak ruko yang terbengkalai serta bangunan kumuh terlihat tidak beraturan sehingga perluh ada pembenahan oleh pemerintah Kota Manado

Kekhawatiran ini bukan tanpa alasan, Sejumlah proyek infrastruktur di Provinsi
Sulawesi Utara sebelumnya telah menjadi sorotan. Untuk itu masyarakat meminta
pernyataan resmi dari pemerintah provinsi terkait status Terminal Liwas. Dugaan ini pun mulai menguat, apakah ini pertanda ada sesuatu yang tidak beres?
Karena terminal Liwas sejatinya diharapkan menjadi pusat pergerakan ekonomi baru dan penunjang konektivitas regional. Namun, jika dibiarkan tanpa pengawasan dan kejelasan, proyek ini dikhawatirkan akan berakhir sebagai monumen kegagalan pembangunan dan semakin memperpanjang daftar hitam kasus serta masalah yang ada di Sulut
Sementara itu Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sulawesi Utara ketika di konfirmasi awak media melalui Kasi Sarana dan Angkutan Jalan SDP – Bpk. Fadjar Rijadi, ST., MT mengatakan, “Terminal Liwas di Kota Manado semoga sebentar lagi akan berfungsi tinggal menunggu arahan lanjut mengenai pembangunan jalan menuju ring road untuk mengoptimalkan fungsi dan pelayanannya sebagai pusat transportasi modern di Sulawesi Utara, semoga tahun ini bisa di mulai
Sebagai terminal penumpang tipe A yang akan melayani angkutan dalam dan antar kota. Pembangunan terminalnya telah mencakup struktur bangunan utama dan sejumlah fasilitas dasar. Kini, proses peningkatan fungsi terminal tinggal selangkah lagi. Tahun 2023 kami sudah sempat membahas hal tersebut dengan Dinas terkait dan saat ini tinggal menunggu dan rencananya akan dibuat jalan baru arah ke Ring road depan jalan Tol,” ujar Fadjar
Dalam.penjelasannya beliau juga mengungkap bahwa terminal belum bisa dioperasikan karena masih menunggu pekerjaan jalan karena banyak bus besar, sehingga akses jalan yang sekarang ada kurang lebar “Beberapa elemen penting seperti jalan kurang lebar untuk dilewati bus dan proyek pekerjaan jalan baru menuju ring road masih menunggu proses penganggaran. Tahun ini akan kami usulkan serta akan membahas kembali dengan dinas terkait dan mudah-mudahan segera bisa direalisasikan,” jelasnya.
Fadjar menambahkan jika nantinya ada jalan menuju terminal Liwas, pastinya sangat bagus dan krusial agar kendaraan besar seperti bus dapat masuk dan beroperasi tanpa kendala. Selain itu, pengadaan fasilitas penunjang juga sangat di perlukan untuk melengkapi kebutuhan operasional terminal agar benar-benar siap digunakan.
Meskipun belum beroperasi, sebagian area terminal saat ini telah dimanfaatkan oleh Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sulut untuk dijadikan kantor karena itu juga adalah akses mereka. Ini menunjukkan bahwa secara bertahap, fungsi Terminal Liwas mulai diaktifkan sambil menunggu tahap lanjutan.
Warga Manado pun menyambut positif kelanjutan proyek ini. Keberadaan Terminal Liwas dinilai sangat penting, mengingat Terminal Paal Dua yang selama ini digunakan sudah tidak lagi memadai. Terminal baru ini diharapkan menjadi wajah baru sistem transportasi yang lebih modern, nyaman, dan representatif di kota ini.
Dengan komitmen kuat dari pemerintah pusat dan daerah, Terminal Liwas diyakini akan segera berfungsi maksimal, membuka akses mobilitas yang lebih luas, serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan konektivitas kawasan secara menyeluruh.
( Stefanus )





