Jelang Ramadhan, Polres Mitra Gelar Operasi Pasar untuk Stabilkan Harga Sembako dan LPG

Minahasa Tenggara – kibarindonesia.com – Menjelang bulan suci Ramadhan, Kepolisian Resor (Polres) Minahasa Tenggara bersama instansi terkait menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar, toko, dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Mitra. Langkah ini dilakukan guna memastikan ketersediaan stok dan kestabilan harga sembilan bahan pokok (sembako) serta LPG subsidi, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang tanpa khawatir akan lonjakan harga atau kelangkaan barang.

Pengecekan Harga Sembako

Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Mitra bersama Kasat Reskrim Polres Mitra, Iptu Lutfi Adinugraha Pratama, turun langsung ke pasar tradisional pada Jumat, 28 Februari 2025. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa harga sejumlah bahan pokok masih dalam batas wajar, meskipun beberapa komoditas mengalami kenaikan. Berikut adalah harga sembako yang dipantau dalam sidak tersebut:

Beras: Rp15.000/kg

Cabai rawit merah: Rp90.000 – Rp100.000/kg

Cabai merah keriting: Rp30.000/kg

Daging ayam: Rp35.000/kg

Tomat: Rp20.000/kg

Telur ayam: Rp30.000/kg

Minyak goreng kemasan sederhana: Rp18.000/kg

Gula pasir: Rp19.000/kg

Jagung pipilan kering: Rp7.000/kg

Bawang merah lokal: Rp30.000/kg

Bawang putih: Rp50.000/kg

Ikan Mujair: Rp35.000/kg

Ketersediaan LPG Subsidi


Selain sembako, sidak juga dilakukan terhadap ketersediaan LPG 3 kg bersubsidi. Berikut hasil pengecekan di beberapa agen distribusi:

PT Yonatan Karya – Stok: 560 tabung, Harga Eceran Tertinggi (HET): Rp18.000, Status: Mencukupi

PT Visgas Mitra Raya – Stok: 2.240 tabung, HET: Rp18.000, Status: Mencukupi

PT Kandoli Rantung Sejati – Stok: 2.240 tabung, HET: Rp18.000, Status: Mencukupi

Namun, pengecekan di SPBU Ratahan, SPBU Belang, dan SPBU Tombatu menunjukkan stok LPG bersubsidi dalam kondisi nihil, sehingga masyarakat diharapkan memperoleh LPG dari pangkalan resmi guna menghindari lonjakan harga akibat permainan spekulan.

Langkah Kepolisian dalam Pengawasan

Untuk menjaga stabilitas harga dan distribusi, Polres Mitra bersama instansi terkait telah mengambil sejumlah langkah strategis, di antaranya:

1. Melakukan pengecekan harga sembako secara rutin di pasar tradisional.

2. Berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mitra guna mengantisipasi lonjakan harga.

3. Mengawasi distribusi LPG bersubsidi dari tingkat agen hingga pangkalan.

4. Mengawasi SPBU untuk memastikan pasokan LPG tetap tersedia.

5. Mencegah praktik penimbunan dan spekulasi harga oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Kasat Reskrim Polres Mitra, Iptu Lutfi Adinugraha Pratama, menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas jika ditemukan praktik kecurangan dalam distribusi maupun harga barang kebutuhan pokok.

Dukungan dan Harapan Masyarakat

Langkah yang diambil oleh Polres Mitra mendapat apresiasi dari masyarakat. Seorang ibu rumah tangga yang ditemui di pasar menyampaikan harapannya agar harga bahan pokok tetap stabil hingga Lebaran.

“Kami berharap stok barang tetap lancar dan harga tidak melonjak selama Ramadhan. Sidak seperti ini sangat membantu kami,” ujarnya.

Komitmen Berkelanjutan

Kegiatan sidak akan terus dilakukan secara berkala hingga menjelang Lebaran guna memastikan ketersediaan dan kestabilan harga sembako. Polres Mitra bersama pemerintah daerah juga berkomitmen meningkatkan pengawasan agar masyarakat tidak dirugikan oleh oknum spekulan.

Dengan upaya ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Minahasa Tenggara dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang, tanpa kekhawatiran akan kelangkaan atau kenaikan harga bahan pokok.
(Vemmy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *