JRT Kritik Keras Pjs Bupati Talaud Fransiskus Manumpil: Diduga Mainkan Trik Politik untuk Turunkan Elektabilitas E2L

TALAUD — kibarindonesia.com — Pjs Bupati Talaud, Fransiskus Manumpil, mendapat sorotan tajam dari tokoh masyarakat. Salah satu kritik datang dari aktivis 98 Jim Robert Tindi (JRT), yang menilai bahwa tindakan Manumpil telah melampaui batas wewenangnya sebagai birokrat.

JRT bahkan menyebut langkah-langkah yang diambil oleh Manumpil lebih menyerupai trik politik untuk merusak elektabilitas Elly Engelbert Lasut (E2L), mantan Bupati Talaud yang dikenal dengan popularitasnya.

Menurut JRT, Manumpil seharusnya lebih memahami tugasnya sebagai seorang birokrat, terutama terkait situasi di Rumah Sakit Mala. 05/10/2024

“Sebagai birokrat, Manumpil harus paham betul bagaimana status RS Mala yang belum menjadi Badan Layanan Umum (BLU).
Bukannya menciptakan kegaduhan yang merugikan masyarakat,” tegas JRT.
Sorotan ini semakin tajam setelah beredarnya video viral terkait pelayanan kesehatan di Talaud.

Jim menduga video tersebut “dimobilisasi” secara sengaja oleh Manumpil untuk menciptakan citra buruk mengenai layanan kesehatan di wilayah itu.

Terkait permasalahan tersebut, Jim R. Tindi Desak Dirjen Otda meninjau kembali penunjukan Fransiskus Manumpil Sebagai Pjs Bupati Talaud, Tindi menilai Manumpil telah melampaui kewenangannya sebagai Pjs Bupati yang semata hanya mengisi kekosongan Bupati yang sementara cuti di luar tanggungan Negara.

Manumpil seharusnya paham bahwa Pjs Bupati tidak dapat mengambil keputusan atau kebijakan strategis yang berdampak pada perubahan status hukum, organisasi, dan alokasi anggaran.

Keputusan tersebut harus mendapatkan persetujuan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Kenyataannya saat ini di sinyalir Pjs sudah merombak struktur organisasi dengan menunjuk beberapa pejabat dengan bermodalkan Nota dinas.

Situasi ini semakin memanaskan dinamika politik di Talaud, di tengah spekulasi tentang agenda politik tersembunyi yang dimainkan oleh Manumpil.
( Redaksi )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *