Sulawesi Utara – kibarindonesia.com – Menjelang mudik Lebaran, persiapan yang matang sangat diperlukan agar perjalanan tetap aman dan nyaman. Mulai dari kesiapan jalur mudik, kondisi tubuh yang prima, kendaraan yang siap tempur, hingga pengamanan rumah yang ditinggalka semua hal ini perlu perhatian ekstra. Di Provinsi Sulawesi Utara, berbagai instansi terkait telah melakukan langkah-langkah signifikan untuk memastikan arus mudik berjalan lancar. 18/03/2025
Salah satunya datang dari, Kepala BPJN Sulawesi Utara, Bapak Handiyana, S.T., M.T., M.Sc, bersama dengan Kepala BPIW, Bapak Ir. Bob Arthur Lombogia M.Si, serta jajaran tim pemantau, melakukan kunjungan ke sejumlah lokasi strategis untuk memastikan infrastruktur jalan dan jembatan siap menyambut arus mudik Lebaran tahun 2025.

Beberapa jalur yang menjadi perhatian khusus adalah Jalan Tol Manado-Bitung, serta Jalan Nasional Bitung – Manado dan Worotican-Attinggola. Tim juga melakukan inspeksi di lokasi rawan longsor di ruas jalan Kaiya-Kotamobagu, sebuah titik yang menjadi perhatian utama dalam rangka meminimalisir potensi risiko selama arus mudik.
Untuk menghadapi potensi bencana alam, seperti longsor di ruas jalan Kaiya-Kotamobagu, berbagai langkah mitigasi telah diambil, seperti pembersihan material longsor dan pemasangan rambu peringatan di titik-titik rawan. Penanganan tersebut diharapkan dapat meminimalisir kecelakaan dan memberikan rasa aman bagi pengendara.
Selain itu, tim juga telah melakukan pemetaan terhadap titik-titik rawan bencana. Di sepanjang jalur mudik Lebaran 2025, teridentifikasi 13 titik rawan longsor dari total 64 titik yang ada di seluruh Provinsi Sulawesi Utara. Tak hanya itu, 9 titik rawan banjir dari total 21 titik juga tercatat di jalur yang sama.
Kepala BPIW, Bob Arthur Lombogia, menekankan pentingnya kesiapan alat-alat Disaster Relief Unit (DRU) yang akan disiagakan di setiap lokasi rawan bencana. Hal ini bertujuan agar respon terhadap situasi darurat dapat dilakukan dengan cepat dan efisien. Selain itu, posko Lebaran juga akan didirikan di titik-titik strategis, memberikan layanan informasi, bantuan darurat, serta memastikan kelancaran perjalanan bagi para pemudik.
Dengan persiapan yang matang dan sinergi antara berbagai pihak, BPJN Sulut berkomitmen untuk menciptakan pengalaman mudik yang aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh pemudik yang melintasi Provinsi Sulawesi Utara.
( Stefanus )





