Manado – kibarindonesia.com – Rasa solidaritas dan kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh keluarga besar SMA Negeri 1 Manado. Sekolah yang memiliki segudang prestasi tersebut dipimpin oleh Kepala Sekolah Jemmy James Jermias, aksi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan bagi warga terdampak bencana alam di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) ini mendapat pujian dari berbagai kalangan. Rabu 14/01/2026
Aksi sosial tersebut dilakukan melalui penggalangan donasi yang melibatkan seluruh elemen sekolah, mulai dari guru, siswa, hingga tenaga kependidikan. Bantuan yang berhasil dihimpun berupa kebutuhan pokok atau sembako, seperti beras, mie instan, gula, minyak goreng, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya yang sangat dibutuhkan oleh para korban bencana.
Dalam keterangannya, Kepala SMA Negeri 1 Manado, Jemmy James Jermias yang akrab disapa Mener menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian dunia pendidikan terhadap persoalan kemanusiaan.
“Kami dari keluarga besar SMA Negeri 1 Manado merasa terpanggil untuk membantu saudara-saudara kita di Kabupaten Sitaro yang sedang mengalami musibah. Bantuan ini merupakan hasil kepedulian bersama, mulai dari siswa, guru, hingga tenaga kependidikan,” ujarnya.
Ia juga berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak. Pengiriman bantuan dilakukan secara terkoordinasi agar tepat sasaran dan dapat segera diterima oleh para korban.
“Ini mungkin tidak seberapa, tetapi kami berharap bantuan ini dapat memberi kekuatan, semangat, serta doa bagi saudara-saudara kita untuk bangkit,” tambahnya.
Apa yang dilakukan SMA Negeri 1 Manado patut mendapat apresiasi. Di tengah tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks, sekolah ini menunjukkan bahwa peran pendidikan tidak hanya sebatas ruang kelas dan pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan nilai kemanusiaan.
Keterlibatan aktif para siswa dalam aksi sosial ini menjadi pembelajaran langsung tentang arti empati, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut sulit diajarkan hanya lewat teori, tetapi menjadi sangat kuat ketika dipraktikkan secara nyata.
Aksi ini sekaligus membuktikan bahwa sekolah dapat menjadi agen perubahan sosial, yang mampu menanamkan kepekaan terhadap penderitaan orang lain sejak usia dini.
Melalui kegiatan kemanusiaan ini, SMA Negeri 1 Manado berharap dapat menginspirasi sekolah dan lembaga pendidikan lainnya untuk turut ambil bagian membantu masyarakat yang tertimpa musibah, khususnya di Kabupaten Sitaro.
Semangat kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian sosial diharapkan terus tumbuh dan terjaga, demi kemanusiaan, persatuan, dan masa depan generasi muda yang berkarakter.
(Stefanus)





