Manado, kibarindonesia.com – Dinas Pariwisata Kota Manado menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kapasitas Pelaku Ekonomi Kreatif Berbasis Lokal pada hari ini rabu (6/5/2026) di Hotel GranPuri Manado. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang berdaya saing dan berbasis potensi lokal.

Kegiatan ini diikuti oleh pelaku ekonomi kreatif dari empat subsektor unggulan di Kota Manado, yaitu musik, kuliner, fashion, dan fotografi. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pariwisata Kota Manado, jajaran akademisi, serta perwakilan Forum Ekonomi Kreatif.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Manado, Esther Mamangkey, dalam sambutanya menyampaikan bahwa ekonomi kreatif memiliki peran penting sebagai penggerak perekonomian masyarakat. Ia menekankan bahwa Kota Manado tidak hanya dianugerahi keindahan alam, tetapi juga memiliki kekayaan budaya dan kearifan lokal yang menjadi fondasi utama dalam pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Ekonomi kreatif berbasis lokal merupakan pilar penting dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, pelaku ekonomi kreatif perlu terus didorong dan dibekali kemampuan yang relevan dengan dinamika pasar saat ini,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa berdasarkan roadmap ekonomi kreatif Kota Manado tahun 2020, terdapat empat subsektor unggulan dari total 17 subsektor ekonomi kreatif yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Keempat subsektor tersebut dinilai mampu memperkenalkan identitas Kota Manado ke tingkat nasional hingga internasional.
Kegiatan bimtek ini menghadirkan narasumber berkompeten, di antaranya Edbert M. Mirah, ST., MURP, akademisi dan praktisi ekonomi kreatif yang juga berperan dalam Forum Ekonomi Kreatif Kota Manado, serta Teddy Tandaju, SE., MBA (Adv), Dekan Fakultas Pariwisata Universitas Katolik De La Salle Manado, yang membawakan materi bertema “Creativity & Innovation”.
Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi diskusi interaktif. Para peserta diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman, menyampaikan tantangan yang dihadapi, serta memperoleh masukan langsung dari para narasumber guna meningkatkan kapasitas dan daya saing usaha mereka.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat ekonomi kreatif berbasis lokal melalui pemanfaatan potensi budaya, sumber daya, dan kearifan lokal yang dimiliki Kota Manado. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku ekonomi kreatif dalam mengembangkan produk-produk kreatif yang inovatif dan bernilai tambah.
Pelaksanaan kegiatan ini sejalan dengan visi Kota Manado, yaitu “Manado Maju dan Sejahtera sebagai Beranda Sulawesi Utara dan Indonesia ke Asia Pasifik”, serta mendukung misi pembangunan daerah dalam penguatan ekonomi berbasis industri jasa, perdagangan, dan pariwisata.
Kegiatan yang dimulai pada pukul 09.00 WITA ini diharapkan mampu mendorong pelaku ekonomi kreatif di Kota Manado untuk semakin berkembang, inovatif, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (Stefanus)





