Sulawesi Utara – kibarindonesia.com – Maraknya bisnis ilegal Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar yang sering terjadi di Provinsi Sulawesi Utara ( SULUT ) menjadi PR besar buat Aparat Penegak Hukum Polda Sulut.
Barang yang seharusnya mendapat pengawasan ketat dari aparat Kepolisian dan pihak Pertamina justru, dijadikan sebagai ladang bisnis ilegal oleh oknum pengusaha RK yang di ketahui saat ini maju mencalonkan diri sebagai Bupati Mitra.
Dari postingan yang beredar luas, masyarakat merasa kecewa karena SPBU yang berlokasi di Desa Tambala Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa tersebut lebih megedepankan pembeli dengan galon dari pada mobil yang sudah antri berjam jam.

Lebih parahnya lagi, kegiatan tersebut sering di lakukan boss Dilan adik dari RK yang menjaga SPBU tersebut bersama operator dengan berkedok solar buat para nelayan tapi pada kenyataannya oleh mafia solar sering di jual kembali atau di bawah kedaerah tambang.
“Hebat SPBU ini tidak pernah tersentuh APH sehingga patut di pertanyakan mungkin setorannya besar ke Polsek Tombariri,” ucap seorang Bapak yang sering jualan ikan asap didepan SPBU tersebut
Hasil investigasi dan informasi yang didapat sebelumnya, bahwa praktek Bisnis Ilegal BBM Jenis Solar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umun (SPBU) yang berlokasi di Desa Tambala memang sering habis dan sering dikatakan SPBU berhantu karena saat malam gelap gulita tetapi sering ada aktifitas mengisi solar
Salah sorang warga Desa Tambala yang meminta namanya dirahasiakan mengatakan, “menurut informasi praktek mafia BBM ini diduga diback up oknum anggota karena oknum pengusaha Dilan sering memberikan setoran, sehingga praktek mafia solar berjalan lancar,” ucapnya
11/11/2024
( Redaksi )





