Cindy Wurangian Soroti Pembinaan Atlet Sulut: Jangan Tunggu Juara Baru Diperhatikan!

MANADO – Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Utara menyoroti pentingnya pembinaan atlet sejak usia dini. Pemerintah daerah diminta memberikan perhatian berkelanjutan, termasuk dukungan fasilitas, kesempatan berlatih, serta anggaran yang memadai agar potensi atlet Sulut tidak terabaikan.

Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Komisi IV DPRD Sulut, Cindy Wurangian, saat memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta Dinas Kebudayaan Provinsi Sulawesi Utara di ruang rapat Komisi IV, Senin (27/10/2026).

Dalam rapat tersebut, Cindy mengapresiasi sejumlah capaian kedua perangkat daerah. Ia menyoroti aktivitas revitalisasi museum di bawah naungan Dinas Kebudayaan serta prestasi atlet Sulut yang berhasil bersaing dalam berbagai kejuaraan tingkat nasional maupun internasional.

Menurut Cindy, capaian tersebut perlu dipertahankan dan ditingkatkan melalui program yang terarah serta dukungan anggaran sesuai kebutuhan. Ia juga memberikan apresiasi kepada Kepala Dispora Sulut, Dr. Drs. Audy Ronald Richard Pangemanan, atas pola pikir progresif dan cara kerjanya dalam memimpin instansi.

Namun, di balik apresiasi itu, Cindy memberikan penekanan khusus terhadap sistem pembinaan atlet. Ia mengingatkan bahwa prestasi olahraga tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses panjang yang membutuhkan latihan konsisten, pendampingan berkelanjutan, dan dukungan pemerintah sejak awal.

“Jangan sampai Sulut kehilangan atlet potensial hanya karena minimnya kesempatan dan perhatian dari pemerintah. Bukan karena mereka tidak berpotensi atau tidak mampu, tapi mereka tidak diberi kesempatan. Pemerintah harus aktif hadir di situ. Jangan nanti mereka sudah jadi juara baru basisip di situ,” tegas Cindy.

Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa pembinaan atlet tidak seharusnya hanya berfokus pada mereka yang telah meraih prestasi. Atlet potensial yang masih dalam tahap pengembangan juga membutuhkan ruang, fasilitas, dan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan.

Cindy pun meminta agar pembinaan atlet menjadi salah satu perhatian dalam perencanaan anggaran Dispora. Dukungan yang diberikan sejak dini diharapkan dapat membantu atlet berkembang secara maksimal dan mampu bersaing pada tingkat yang lebih tinggi.

Selain membahas pembinaan olahraga dan kebudayaan, rapat tersebut turut menyinggung kebutuhan anggaran dalam pembahasan APBD. Cindy meminta Dispora dan Dinas Kebudayaan menyiapkan data pendukung secara terperinci apabila terdapat program mendesak yang membutuhkan tambahan anggaran melalui Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulut.

“Kalau benar-benar ada yang urgent, kami butuh data pendukung yang detail. Fokus saja satu atau dua yang benar-benar dibutuhkan dengan data pendukungnya untuk kami bawa di Banggar. Kami tidak bisa menjamin, tapi paling tidak kami akan berupaya,” ungkapnya.

Menurut Cindy, usulan tambahan anggaran perlu disertai dasar dan data yang kuat agar kebutuhan prioritas dapat dipertimbangkan secara tepat dalam pembahasan anggaran daerah.

RDP tersebut menjadi bagian dari evaluasi program kerja sekaligus koordinasi antara DPRD dan pemerintah provinsi dalam memperkuat sektor kepemudaan, olahraga, dan kebudayaan di Sulawesi Utara. Perhatian terhadap pembinaan sejak dini diharapkan tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga memastikan potensi generasi muda mendapat kesempatan berkembang secara berkelanjutan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *