MITRA | Kibarindonesia.com — Menjelang perayaan Pengucapan Syukur Kabupaten Minahasa Tenggara yang akan digelar pada Minggu, 19 Juli 2026, Polres Minahasa Tenggara mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum budaya dan religius tersebut sebagai perayaan yang aman, tertib, dan penuh kebersamaan.
Kamis 16/07/2026Kapolres Minahasa Tenggara, AKBP Handoko Sanjaya, S.I.K., M.Han., menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan Pengucapan Syukur bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

“Kami mengajak seluruh warga menjadikan Pengucapan Syukur sebagai momentum mempererat persaudaraan, menjaga keamanan lingkungan, serta menghindari berbagai potensi gangguan kamtibmas,” tegas Kapolres.
Dalam himbauannya, Polres Minahasa Tenggara menyampaikan lima poin penting yang menjadi perhatian masyarakat selama pelaksanaan Pengucapan Syukur, yakni:Menjaga keamanan dan ketertiban bersama.
Tertib dalam berlalu lintas demi keselamatan semua pengguna jalan. Menolak konsumsi minuman keras dan penyalahgunaan narkoba yang berpotensi memicu tindak kriminal maupun kecelakaan.
Bijak menggunakan media sosial dengan tidak menyebarkan hoaks, ujaran kebencian, maupun informasi yang dapat memecah persatuan. Menjaga kerukunan dan saling menghormati antarwarga serta para tamu yang datang berkunjung.
Pengucapan Syukur merupakan tradisi tahunan yang selalu menarik ribuan warga dan tamu dari berbagai daerah.
Tingginya mobilitas masyarakat diperkirakan akan meningkatkan aktivitas lalu lintas maupun keramaian di sejumlah titik, sehingga kesadaran kolektif untuk mematuhi aturan menjadi faktor utama terciptanya situasi yang kondusif.
Polres Minahasa Tenggara juga mengingatkan masyarakat agar segera menghubungi Call Center Polri 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan adanya potensi gangguan keamanan selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Dengan semangat “Polri untuk Masyarakat”, Polres Minahasa Tenggara berharap seluruh rangkaian Pengucapan Syukur tahun 2026 dapat berlangsung dengan aman, damai, tertib, dan menjadi momentum memperkuat persaudaraan serta kebersamaan masyarakat. (Stefanus)





