Sulawesi Utara — kibarindonesia.com
Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan nasional. Di bawah kepemimpinan Kepala Balai Handiyana, fokus perbaikan saat ini tertuju pada ruas strategis Manado – Ratahan, yang kerap dikeluhkan masyarakat akibat kerusakan di sejumlah titik.
Percepatan pekerjaan tambal sulam (patching) kini tengah dilakukan secara intensif, khususnya di wilayah kerja Satker PJN Wilayah I, yang dikoordinasi oleh Ringgo Radetyo bersama PPK Wilayah 1.1, Sam Haerani.
“Kami sangat memahami pentingnya kondisi jalan yang baik, bukan hanya untuk kenyamanan pengguna, tetapi juga untuk mendukung kelancaran transportasi dan roda perekonomian daerah,” ucap Sam Haerani, PPK Wilayah 1.1 saat ditemui awak media diruang kerjanya Rabu 15/10/2025
Penanganan difokuskan pada kerusakan ringan hingga sedang dengan metode patching yang tepat guna, untuk memperpanjang usia layanan jalan. Seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai standar teknis, dengan pengawasan ketat dan respons cepat terhadap laporan kerusakan dari masyarakat.
“Salah satu titik yang saat ini lagi dikerjakan adalah ruas Kasuang – Tomohon, yang waktu lalu sempat dikeluhkan masyarakat. Lubang-lubang di jalan ini telah ditangani dengan sigap untuk menghindari kecelakaan dan kenyamanan pengguna jalan,” tegas Sam
BPJN Sulut juga rutin melakukan monitoring lapangan, memastikan setiap ruas jalan nasional di bawah tanggung jawabnya dalam kondisi layak, terutama menjelang puncak arus mobilitas masyarakat di akhir tahun.
Langkah cepat dan kolaboratif ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat dan pengguna jalan. Ruas Manado – Tomohon – Minahasa Tenggara dinilai sangat vital, dan perbaikannya berdampak besar bagi kelancaran aktivitas sosial dan ekonomi warga.
Dengan semangat kerja nyata dan dedikasi tinggi, BPJN Sulut kembali menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan yang berkualitas, berkelanjutan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (Stefanus)





