Minahasa Tenggara — kibarindonesia.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Tenggara, Tonny Hendrik Lasut (THL), melaksanakan Masa Reses Pertama Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang Kedua di Desa Tababo, Kecamatan Belang, pada Sabtu, 13 Desember 2025.
Reses ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas konstitusional anggota DPRD dalam menyerap, menampung, serta memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya di Daerah Pemilihan II. Dalam kegiatan tersebut, THL berdialog secara langsung dengan warga guna mendengarkan berbagai masukan, keluhan, dan usulan pembangunan yang berkembang di tengah masyarakat.
Antusiasme warga terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Beragam aspirasi disampaikan, mulai dari kebutuhan perbaikan dan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kesejahteraan sosial.
Dalam sesi dialog terbuka, warga Desa Tababo secara khusus menyoroti kondisi akses jalan desa yang dinilai membutuhkan perhatian serius, ketersediaan sarana dan prasarana pendukung sektor pertanian dan perikanan, serta perlunya peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan di wilayah Kecamatan Belang.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Tonny Hendrik Lasut menegaskan komitmennya untuk mengawal dan memperjuangkan seluruh aspirasi masyarakat agar dapat ditindaklanjuti melalui mekanisme resmi di DPRD Kabupaten Minahasa Tenggara.
“Seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat hari ini akan kami rangkum, kaji, dan perjuangkan melalui pembahasan di DPRD, tentunya dengan memperhatikan ketentuan serta skala prioritas pembangunan daerah,” tegas THL.
Ia menambahkan bahwa hasil reses menjadi bahan strategis dalam penyusunan pokok-pokok pikiran DPRD, yang selanjutnya akan disinergikan dengan perencanaan pembangunan pemerintah daerah.
“Reses bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan ruang partisipatif bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan riil di lapangan. Inilah dasar bagi kami untuk mendorong kebijakan yang tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujarnya.
Lebih lanjut, THL menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah memerlukan sinergi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat. Partisipasi aktif warga dinilai penting dalam mengawal implementasi program pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjalin komunikasi yang baik dengan wakil rakyat serta ikut mengawasi jalannya pembangunan demi terwujudnya Minahasa Tenggara yang lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya.
Kegiatan reses berlangsung tertib, aman, dan kondusif, serta mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Tababo sebagai wujud harapan akan pembangunan daerah yang lebih merata dan berkelanjutan. (SS)





