Perkuat Ketahanan Air, BWS Sulawesi I Gelar Workshop Jaringan Irigasi Air Tanah

MANADO — kibarindonesia.com – Upaya memperkuat pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan terus dilakukan pemerintah. Salah satunya melalui kegiatan Workshop Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) yang digelar Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi I di Manado, Selasa (17/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Lokon, kantor BWS Sulawesi I Manado ini menjadi bagian dari langkah strategis dalam meningkatkan pemahaman teknis sekaligus memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) di bidang pengelolaan air.

Workshop dibuka oleh Kepala Seksi Pelaksanaan, Allanos J. Kawengian, dan dilanjutkan dengan sambutan Kepala BWS Sulawesi I Manado, Sugeng Harianto. Turut hadir Kepala Seksi Keterpaduan Pengelolaan Sumber Daya Air (KPISDA), Kepala Satuan Kerja Perencanaan dan Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA), serta jajaran teknis terkait.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan pemaparan teknis dari nara sumber Ir. Wiyatno, MT, seorang praktisi dan ekspert di bidang geologi serta air tanah. Ia membahas secara mendalam terkait pelaksanaan pekerjaan pemboran sumur dalam serta pengembangan jaringan irigasi air tanah.

Kepala BWS Sulawesi I, Sugeng Harianto, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pelaksanaan proyek JIAT agar lebih efektif dan tepat sasaran.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap pelaksanaan pekerjaan jaringan irigasi air tanah dapat berjalan lebih optimal, tepat guna, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan kapasitas SDM menjadi kunci utama dalam memastikan setiap program pengelolaan sumber daya air dapat berjalan sesuai perencanaan serta berdampak langsung terhadap kebutuhan masyarakat.

Jaringan Irigasi Air Tanah sendiri merupakan salah satu solusi strategis dalam menjawab tantangan ketersediaan air, khususnya di wilayah yang memiliki keterbatasan sumber air permukaan. Selain mendukung sektor pertanian, pengembangan JIAT juga berperan penting dalam menjaga ketahanan air di tengah perubahan iklim.

Melalui workshop ini, BWS Sulawesi I menargetkan peningkatan kualitas perencanaan dan pelaksanaan proyek JIAT di lapangan, sehingga mampu mendukung program ketahanan air sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Kegiatan ini juga menjadi wadah kolaborasi antara pemangku kepentingan, tenaga teknis, dan praktisi untuk menyamakan persepsi serta meningkatkan standar pelaksanaan di lapangan.

Dengan penguatan kapasitas dan sinergi yang terus dibangun, pengelolaan sumber daya air di Sulawesi Utara diharapkan semakin adaptif, efisien, dan berkelanjutan di masa mendatang.
(Stefanus)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *